ABDOEL RACHMAT NOER : MAHASISWA HARUS BEKALI DIRI DENGAN SOFT SKILL

Sabtu, 05 Sep 2020, 14:21:31 WIB - 98 View
Share
ABDOEL RACHMAT NOER : MAHASISWA HARUS BEKALI DIRI DENGAN SOFT SKILL

Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari menyelenggarakan Dialog Interaktif dengan tema Kompetensi Lulusan, Link and Match Dunia Industri, di Aula gedung E lantai 4, pada hari Kamis (3/9/2020).

Dialog interaktif ini diikuti oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara dan segenap Pimpinan Sivitas Akademika UM Kendari dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di tengah Pandemi Covid-19, namun hal tersebut tidak menghalangi masyarakat umum maupun sivitas akademika UM Kendari untuk megikuti dialog interaktif tersebut, karena menggunakan aplikasi Zoom dan Siaran langsung via Youtube.

Pada Dialog Interaktif kali ini hadir sebagai narasumber H. Abdul Rachmat Noer, Direktur Utama PT. Topabiring Trans Logistik sekaligus sebagai Wakil Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Dalam paparannya, dirinya menjelaskan mahasiswa atau siapa saja yang memasuki kerja agar membekali diri dengan soft skill. Ini akan menjadi modal besar bagi umtuk memenangkan persaingan di pasar kerja.

Menurut Rachmat, pengguna tenaga kerja dimanapun mengharapkan produktivitas yang tinggi bagi setiap karyawannya. Gaji yang dibayarkan oleh perusahaan adalah kompensasi kerja karyawan selama 8 jam sehari. Karena itu, selama 8 jam karyawan dituntut untuk bekerja, menyelesaikan target yang telah ditetapkan. Masalahnya, masih banyak karyawan yang tidak menunjukkan produktivitas yang tinggi.

“Waktu 8 jam di pabrik atau di kantor bukannya dihabiskan lebih untuk bekerja, masih ada waktu digunakan untuk hal-hal yang sifatnya sia-sia atau waste time,”ucapnya.

“Jujur saja, jika dibandingkan dengan tingkat produktivitas karyawan asing yang bekerja di Indonesia untuk level yang sama, kita masih kalah,” katanya

Kehadiran tenaga kerja asing seperti TKA Cina di Indonesia semestinya menjadi cermin buat kita disini. Rata-rata mereka bekerja penuh waktu dengan tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

“Maka wajar jika ada pekerjaan tertentu dikerjakan oleh mereka karena adanya perbedaan kinerja dengan tenaga kerja kita. Karena itu kita jangan marah jika mereka datang tapi kita harus belajar dari mereka, cara-cara mereka menyelesaikan pekerjaan,” tegasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, leadership juga dibutuhkan mahasiswa untuk bersaing di dunia industri kedepannya, karena hal ini merupakan pondasi untuk mencapai kesuksesan di dunia kerja.

Sejalan dengan hal tersebut, Salah satu yang harus dilakukan perguruan tinggi adalah melakukan kolaborasi antara kampus dan industry, salah satunya dengan program magang mahasiswa bersertifikat, hal ini dapat mendidik mahasiswa untuk menjadi professional dalam bekerja, karena target-target diberlakukan pada magang bersertifikat, hal tersebut harus membuat kampus lebih gencar melakukan magang mahasiswa di dunia industry, terang Abdoel Rachmat Noer.

UMK Universitas Muhammadiyah Kendari
Membentuk Insan Bertakwa dan Berakhlaqul Karimah
Jl.KH. Ahmad Dahlan No.10 Kendari
© 2020 Universitas Muhammadiyah Kendari Follow Universitas Muhammadiyah Kendari : Facebook Twitter Linked Youtube