UM KENDARI DAN KAMPUNG BAKAU JALIN KERJASAMA DALAM PENGEMBANGAN STUDI MANGROVE

Selasa, 06 Okt 2020, 11:53:28 WIB - 113 View
Share
UM KENDARI DAN KAMPUNG BAKAU JALIN KERJASAMA DALAM PENGEMBANGAN STUDI MANGROVE

Dalam rangka mengembangkan pengetahuan dan pembudidayaan Mangrove, Universtas Muhammadiyah (UM) Kendari dan Kampung Bakau menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Muhammadiyah Kendari terkait penggunaan lahan sebagai taman edukasi dan pengelolaan pusat studi mangrove di Cafe Kampung Bakau pada Jumat (2/10/2020).

Rektor UM Kendari, Amir Mahmud, S.Pi., M.P., menjelaskan MoU bersama Kampung Bakau akan membahas kondisi eksisting , dengan tujuan untuk mengetahui kondisi fisik,keadaan lingkungan, batas-batas wilayah, dan kondisi yang ada pada wilayah tersebut.

Kehadiran UM Kendari untuk membantu pengembangan Kampung Bakau sebagai pusat studi ekologi dari mangrove, dirinya menambahkan  dari sisi edukasi pihaknya akan mencari bibit mangrove yang belum ada di lokasi tersebut. Selanjutnya dilakukan pembibitan dan penanaman di wilayah Kampung Bakau. Utamanya ia menekankan, tujuan UMK melakukan kerja sama ini ialah sebagai wadah penelitian. pengelolaan dan pengembangan mangrove yang ada. 'Target kami kampung bakau ini selain wisata kuliner. kita hadirkan wisata edukasi. jadi mulai dari pengembangan ekosistem hingga publikasinya baik lokal maupun internasional. akan kami kerjakan? paparnya.

Sementara itu. owner Kampung Bakau. lrmawati mengungkapkan pihaknya sangat senang dengan adanya keria sama ini. Sehingga bisa menegaskan bahwa pihak kampung bakau sangat peduli dengan kelestarian lingkungan. menjaga kesehatan suatu ekosistem. Dirinya menegaskan. tidak benar bahwa pihaknya merusak lingkungan. Justru sebaliknya. kita berusaha kampung bakau ini di kelilingi dengan hutan mangrove yang terkelola dengan baik. 'Saya meniamin. semua bangunan yang ada disini telah didirikan dengan memikirkan dampak lingkungan. Bangunannya pun tidak ada yang permanen. Kita mendirikan bangunannya ditempat yang tidak ditumbuhi bakau, jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan. pihaknya tidak pernah berpikir melakukan penebangan bakau. Justru sebaliknya. yang dipikirkan adalah bagaimana agar bakau inl terjaga kelestariannya. Karena bakau adalah nilai iual dari tempat tersebut. 'Tidak mungkin kita merusak nilai jual dari kampung bakau ini. justru kami berusaha untuk mengelola dengan baik. Makanya kita libatkan UM Kendari. agar kedepannya tidak hanya dilihat dari segi ekonomi tapi ekologi, teknologi, dan pengetahuan tentang bakau ada disini." terangnya.

UMK Universitas Muhammadiyah Kendari
Membentuk Insan Bertakwa dan Berakhlaqul Karimah
Jl.KH. Ahmad Dahlan No.10 Kendari
© 2020 Universitas Muhammadiyah Kendari Follow Universitas Muhammadiyah Kendari : Facebook Twitter Linked Youtube