PROGRAM PKW MENGEMBANGKAN EKONOMI LOKAL BERBASIS ECO BLUE SEA DI DESA TOROKEKU

Jumat, 24 Jul 2020, 10:50:44 WIB - 29 View
Share
PROGRAM PKW MENGEMBANGKAN EKONOMI LOKAL BERBASIS ECO BLUE SEA DI DESA TOROKEKU

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat melalui Program Kemitraan Wilayah (PKW) di Desa Torokeku masih terus dilaksanakan. Program PKW ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berasal dan sekaligus didanai oleh Dirjen Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Kementerian Ristek_BRIN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sesuai dengan Tema program ini Pengembangan Ekonomi Lokal (Pel) Berbasis "Eco Blue Sea" Di Permukiman Nelayan Suku Bajo Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Maka berbagai kegiatan yang mendukung tema tersebut giat dilaksanakan oleh Tim PKW. Tim PKW ini terdiri dari unsure dosen yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Kendari antara lain Iin Nurdiyanti Nurdin, Fajriah, Sri Fatma sari dan dari Universitas Haluoleo, Suwarjoyowirayatno.

Program kegiatan di tahun pertama ini lebih difokuskan pada masalah lingkungan Desa Torokeku dan sekitarnya. Hal ini penting mengingat masyarakat Desa Torokeku adalah masyarakat suku bajo yang bermukim diatas laut pinggir pantai. Laut yang selayaknya sebagai sumber kehidupan malah dijadikan sebagai tempat penampungan sampah, oleh karena itu tim PKW berinisiatif meminimalisir sampah atau limbah dikawasan tersebut dengan membuatkan tripicon R (Reduce, Recyle, Reuse) berupa septitank atau tempat pembuangan tinja portable. Pengadaan Tripicon R ini ditujukan untuk mengurangi limbah yang berasal dari WC (Water Closed) rumah penduduk. Selain memasang tripicon R, hal lain yang dilakukan adalah membudidayakan ulat maggot sebagai solusi mengurangi limbah rumah tangga atau sampah basah. Ulat maggot ini juga sekaligus menjadi pakan ikan yang dibudidayakan masyarakat setempat. Ulat maggot dibuatkan kandang penetasan dan kandang pembesaran yang dikerjakan oleh masyarakat secara gotong royong. Adapun untuk mengatasi sampah plastik tim PKW bersama pemerintah Desa Torokeku menyiapkan tempat sampah terpisah antara sampah organik dan an organik.

Selain masalah lingkungan, program PKW di Desa Torokeku juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan rumput laut yang menjadi salah satu komoditas utama dari desa ini. Hal yang dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan sabun organik rumput laut yang dibawakan oleh anggota tim Suwarjoyowirayatno. Dengan berbahan dasar rumput laut dan bahan alami lainnya, produk sabun ini diharapkan dapat menjadi produk lokal unggulan khas Desa Torokeku, sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Desa Torokeku, Enteng dan perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan, H.Johan yang turut pula hadir dalam kegiatan ini.

UMK Universitas Muhammadiyah Kendari
Membentuk Insan Bertakwa dan Berakhlaqul Karimah
Jl.KH. Ahmad Dahlan No.10 Kendari
© 2020 Universitas Muhammadiyah Kendari Follow Universitas Muhammadiyah Kendari : Facebook Twitter Linked Youtube