SIDANG TANWIR TERLAKSANA SECARA DARING

Senin, 20 Jul 2020, 07:45:30 WIB - 45 View
Share
SIDANG TANWIR TERLAKSANA SECARA DARING

Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari turut mengikuti Sidang Tanwir Muhammadiyah yang dilakukan secara daring, bertempat di Aula UM Kendari lantai 4, pada hari Ahad (19/7/20). Tanwir bertema “Hadapi Covid-19 dan Dampaknya: Beri Solusi untuk Negeri”.

Sidang Tanwir kali ini untuk pertama kalinya dilakukan secara daring, namun tidak menyurutkan niat Pimpinan Muhammadiyah di setiap Provinsi di Indonesia, sebanyak 34 wakil provinsi yang terdiri dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM),dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTM/PTA) untuk hadir pada kegiatan ini. Sidang Tanwir III diselenggarakan bersamaan Muhammadiyah dan Aisyiyah dan dibuka Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir.

Diketahui, Tanwir Muhammadiyah merupakan permusyawaratan tertinggi di bawah Muktamar, merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah yang diselenggarakan sebagai forum evaluasi terhadap pelaksanaan keputusan Muktamar dan membahas berbagai agenda penting serta mengambil keputusan bijak bagi konsolidasi Persyarikatan dan kemajuan bangsa. Dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, pelaksanaan Tanwir secara online ini diadakan secara khusus dikarenakan pandemi Covid-19, yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya pertemuan langsung (luring) dengan melibatkan jumlah orang yang banyak.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, Tanwir kali ini membahas usul penundaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar 'Aisyiyah ke-48 yang disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sesuai keputusan Rapat Pimpinan Muhammadiyah Tingkat Pusat pada 5 Juli 2020 melalui telekonferensi video perlu disahkan dalam Tanwir Muhammadiyah. Mu'ti menyampaikan tujuh poin Keputusan Tanwir Muhammadiyah Tahun 2020, yakni:

1. Mengesahkan penundaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar ‘Aisyiyah ke-48 di Surakarta.

2. Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar ‘Aisyiyah ke-48 di Surakarta dilaksanakan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah pada tahun 2022 setelah pelaksanaan ibadah haji.

3. Apabila pada tahun 2021 keadaan benar-benar aman dari segi kesehatan dan berbagai aspek lainnya maka dapat dibuka kemungkinan pelaksanaan Muktamar tahun 2021 dengan mempertimbangkan maslahat-mudharat, dan kemudahan pelaksanaannya.

4. Segala konsekuensi dari penundaan pelaksanaan Muktamar yang berkaitan dengan regulasi organisasi tetap sah adanya, termasuk di dalamnya perpanjangan masa jabatan pimpinan dari pusat sampai ranting.

5. Sesuai dengan kewenangannya Pimpinan Pusat Muhammadiyah menindaklanjuti hasil-hasil Tanwir terkait dengan perubahan waktu pelaksanaan Muktamar dan pelaksanaan Permusyawaratan di bawah Muktamar serta hal-hal lain yang terkait dengan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar 'Aisyiyah ke-48.

6. Musyawarah Wilayah sampai dengan Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dengan sendirinya mundur/ditunda yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah/Pimpinan Pusat’Aisyiyah

7. Mengamanatkan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menanfidzkan dan memimpinkan pelaksanaan Keputusan Tanwir Muhammadiyah ke-48 dan Muktamar ‘Aisyiyah ke-48 Tahun 2020 tersebut dengan seksama dan sebagaimana mestinya.

UMK Universitas Muhammadiyah Kendari
Membentuk Insan Bertakwa dan Berakhlaqul Karimah
Jl.KH. Ahmad Dahlan No.10 Kendari
© 2020 Universitas Muhammadiyah Kendari Follow Universitas Muhammadiyah Kendari : Facebook Twitter Linked Youtube