UMK GANDENG KEMENKUMHAM LAKSANAKAN WORKSHOP KEKAYAAN INTELEKTUAL

Rabu, 27 Nov 2019, 15:47:01 WIB - 43 View
Share
UMK GANDENG KEMENKUMHAM LAKSANAKAN WORKSHOP KEKAYAAN INTELEKTUAL

Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar Kuliah Umum dan Pelatihan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi dosen tetap UMK, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Acara tersebut diselenggarakan di ruang teleconference gedung baru UMK, pada hari Rabu (27/11/19).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tenggara, Sofyan, S. Sos., SH., MH., dalam pemaparannya mengemukakan kekayaan intelektual saat ini sedang ramai digalakkan, Indonesia adalah negara yang luar biasa dengan Kekayaan Intelektual (KI) hanya saja tidak dikelola dengan baik, kenapa tidak dikelola ? hal ini berkaitan dengan sikap masyarakat kita yang masa bodoh atau apatis, tidak memikirkan bagaimana langkah kedepan.

Pertanyaannya adalah kenapa masyarakat tidak mendaftarkan Kekayaan Intelektual yang mereka miliki ? karena masyarakat tidak tau dengan hal ini, jadi inilah tugas kami dari pihak pemerintah dan teman-teman dosen untuk menyebar luaskan manfaat pendaftaran kekayaan intelektual baik cipta, paten, merek, hasil dagang, sirkuit, dan lainnya, dengan demikian segala sesuatu yang kita hasilkan tentu akan memperoleh nilai ekonomi, terangnya.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Maktub, SH., M. H., dari Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, yang membawakan materi Penjelasan umum ruang lingkup Kekayaan Intelektual, dikesempatan tersebut Maktub menjelaskan saat ini Presiden Jokowi telah mencanangkan ekonomi kreatif, artinya kita tidak perlu bekerja kasar lagi dengan fisik tetapi menggunakan olah pikir, cara berpikir kita saat ini harus milenial, oleh sebab itu Muhammadiyah sebagai gudang mahasiswa atau pemikir harus mempunyai lulusan yang dapat berpikir lebih maju bila perlu menyetarakan diri dengan Oxford.

Kita dapat mengambil contoh desa ubud di Bali, yang masuk di dalam kalender event dunia karena masyarakatnya yang kreatif, selain itu di Bali kita dapat menemukan seni didaerah tersebut, apa kaitan seni dengan Bali ? kaitannya adalah tujuan wisatawan saat berkunjung di Bali adalah pariwisatanya dan ujung-ujungnya adalah oleh-oleh, hal inilah yang membuat Bali menjadi tujuan bagi para pengusaha, karena apapun yang dijual pasti laku,ini terjadi karena gambaran Bali yang dibangun oleh masyarakatnya.

Kita kembali ke perspektif bagaimana cara membangun kreatifitas, orang-orang berfikir Bali itu kreatif, mengapa demikian ? ini terjadi karena masyarakatnya maju bersama meningkatkan ekonomi wilayah melalui budaya, kita juga harusnya mencontohnya.  Kekayaan Intelektual cakupannya sudah sangat luas sekali, dengan memiliki ciri khas pada beberapa hal tertentu kita dapat mendaftarkannya menjadi hak cipta kita selama dapat dipertanggungjawabkan, jelas Maktub.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan pula penandatanganan nota kesepahaman di bidang kekayaan intelektual antara UMK dan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara, serta penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan kepada tiga dosen UMK, Dr. Ahmad Muhlis Nuryadi, M. Si., Eddy hamka, S.Pi., M. Si., dan Murniyati, S. Sos., M. Si.

UMK Universitas Muhammadiyah Kendari
Membentuk Insan Bertakwa dan Berakhlaqul Karimah
Jl.KH. Ahmad Dahlan No.10 Kendari
© 2019 Universitas Muhammadiyah Kendari Design By Tasbih, S.Pd. Follow Universitas Muhammadiyah Kendari : Facebook Twitter Linked Youtube